Cahaya di Cendoro – Mimpi yang Terwujud Berkat Madrasah Layak Belajar 2025
Kisah Menarik:
"Cahaya di Cendoro – Mimpi yang Terwujud Berkat Madrasah Layak Belajar 2025"
Di sebuah desa bernama Cendoro, yang dikelilingi sawah hijau membentang luas, berdiri sederhana Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Muhammadiyah 2 Cendoro. Dengan adanya swadaya dan bantuan dari berbagai pihak Gedung sekolah alhamdulillah dapat berdiri meskipun tak semegah Gedung sekolah favorit. Namun masih ada yang kurang sekali dirasakan karena ruang untuk perpustakaan ternyata belum dimiliki. Untuk saat ini ruang perpustakaan menggunakan teras ruang kelas yang dimodifikasi seperti sebuah ruang yang tentunya tidak layak untuk tempat bacaan anak – anak yang seharusnya rusngannya Adalah ruangan yang representative dan menyegarkan fikiran. Namun karena di MIS Muhammadiyah masih kekurangan ruang untuk kelas maka keadaan seperti hal tersebut belaum bisa kami atasi.
Guru-guru di MIS Muhammadiyah 2 Cendoro, kendati penuh dedikasi, merasa prihatin. Mereka ingin memberi yang terbaik, tapi keterbatasan fasilitas membuat mereka lebih memanfaatkan sudut bac akelas dari pada ke ruang perpustakaan.
Namun, angin perubahan mulai berhembus di awal tahun 2025...
Program Madrasah Layak Belajar 2025: Harapan Baru
Pemerintah, melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, meluncurkan Program Madrasah Layak Belajar 2025—sebuah inisiatif nasional untuk memperbaiki infrastruktur, kualitas pembelajaran, dan kesejahteraan madrasah di pelosok negeri. Program ini menitikberatkan pada prinsip "Setiap Anak Berhak Belajar di Tempat yang Layak", tanpa memandang lokasi atau latar belakang ekonomi.
Setelah melalui proses seleksi yang ketat, MIS Muhammadiyah 2 Cendoro terpilih sebagai salah satu penerima bantuan program tersebut. Kabar gembira itu disambut dengan genbira oleh warga sekolah, karena bisa merenovasi ruangan perpustakaan menjadi lebih layak sehingga anak – anak lebih betah didalamnya.
Dalam waktu singkat, perubahan terjadi:
- Pengecatan dinding, sehingga terlihat lebih cerah
- Penambahan rak buku dan perbaikan rak menjadi terlihat lebih rapi buku yang ada didalamnya
- Pengadaan berbagai jenis buku membuat anak – anak lebih suka ada didalamnya
- Pemberian karpet pada lantai menjadikan mereka lebih nyaman duduk – duduk sambil baca – baca buku.
- Dengan adanya meja dan kursi semakin terlihat asyiknya anak – anak berada didalam ruang perpustakaan.
- Semoga semakin meningkatkan budaya literasi dari anak – anak dengan renovasi perpustakaan MIS Muhammadiyah 2 Cendoro oleh Progran MLB 2025
Kini, MIS Muhammadiyah 2 Cendoro tak hanya menjadi tempat belajar, tapi juga pusat harapan bagi desa tersebut. Orang tua yang dulu ragu menyekolahkan anaknya di madrasah, kini antre mendaftarkan putra-putrinya. Bahkan, beberapa guru muda rela datang dari kota, terinspirasi oleh semangat pembaruan yang terjadi di sana.
Penutup: Cahaya dari Cendoro
Program Madrasah Layak Belajar 2025 bukan sekadar bantuan fisik—ia adalah benih keadilan pendidikan, yang tumbuh subur di tanah yang dulu tandus oleh keterbatasan. Dan di Cendoro, benih itu telah berbunga.
Kisah MIS Muhammadiyah 2 Cendoro menjadi bukti nyata bahwa pendidikan yang layak adalah hak, bukan kemewahan.
“Di mana ada niat tulus dan kebijakan yang adil, di situ lahir generasi penerus yang gemilang.”
"Madrasah Layak Belajar 2025: Membangun Negeri, Satu Kelas pada Satu Masa Depan."
JAZAKUMULLAH KHOIRON KATSIIR UNTUK BANAZ



1 Komentar
Terima kasih BAZNAS!